PERKEMBANGAN DAN KONTROVERSI TASAWUF FALSAFI DI INDONESIA
Abstrak
Abstrak : Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana perkembangan dan kontroversi tasawuf di Indonesia. Tasawuf falsafi mengalami perkembangan yang cukup pesat di Nusantara, islamisasi generasi awal diwarnai oleh ajaran tasawuf, ditandai dengan Islam dapat diterima dengan cepat oleh penduduk pribumi yang semula sudah mengenal mistik pengaruh Hindu-Budha. Tasawuf yang berperan pada masa awal itu adalah tasawuf falsafi yang dapat dikategorikan sebagai tipe mistik ketetakterhinggaan yang perwujudannya identik dengan wujudiyah pengembangan dari teori tajalliyat Ibn Arabi. Seiring dengan berkembangnya tasawuf falsafi di Indonesia, ajaran tasawuf falsafi mengalami perdebatan dan kontroversi sesama para sufi itu sendiri. Perdebatan itu muncul, selain karena adanya perbedaan penafsiran doktrin Ibn Arabi, juga dipicu oleh perbedaan factor social politik masing – masing pihak yang berselisih. Sehingga perdebatan tersebut menimbulkan kelompok – kelompok di dalamnya, yaitu Pertama, kelompok pendukung paham wahdat al-wujud;kedua, kelompok penentang paham wahdat al-wujud; dan ketiga, Kelompok moderat yang dipimpin oleh Abd. Rauf Singkel.
Keywords: Tasawuf, Tasawuf Falsafi, Indonesia
